Bulan Kanker Payudara Sedunia, Semua perempuan Wajib Kuasai 6 Langkah Periksa Payudara Sendiri

freepik.com

1 dari 8 wanita mempunyai kemungkinan untuk terkena kanker payudara, menurut American Cancer Society. Kanker sendiri merupakan sel-sel dalam tubuh yang membelah secara abnormal dan tidak terkendali.

Jaringan normal yang terserang sel kanker ikut mengalami gangguan dan membelah seperti sel kanker tersebut. Kanker ini bisa menyerang organ mana saja, yang mana pada wanita lebih sering teradi di sel-sel payudara.

Sayangnya, hingga saat ini penyebab utama dari kanker belum diketahui secara pasti. Para ahli memperkirakan bahwa kanker merupakan penyakit multifaktoral atau penyakit yang disebabkan oleh banyak faktor seperti gen, lingkungan, makanan dan sebagainya.

Bulan Oktober diperingati sebagai bulan kesadaran kanker payudara sedunia. Gerakan untuk meningkatkan kesadaran, deteksi dini dan pengobatan ini bertujuan agar semua orang khususnya para wanita bisa terhindar, sembuh dan bertahan dari penyakit ini.

Sudah umum diketahui, bahwa kanker payudara menjadi berbahaya dan mempunyai kemungkinan sembuh yang kecil ketika sudah menyebar dan mencapai stadium lanjut.

Maka, guna mencegah kanker tidak tumbuh secara progresif hingga stadium lanjut, para ahli di bidang kedokteran menyarankan agar para wanita secara rutin dan periodic melakukan langkah-langkah deteksi dini.

Ada beberapa macam cara deteksi dini kanker payudara. Satu diantaranya bisa dilakukan sendiri di rumah. Disarankan, para wanita terutama yang sudah memasuki masa pubertas melakukan langkah deteksi dini secara rutin.

Setidaknya, pemeriksaan payudara ini dilakukan satu bulan sekali agar wanita bisa mengingat-ingat apakah ada perubahan di area sekitar payudara.

Langkah melakukan pemeriksaan payudara sendiri tidak sulit lah sulit. Hanya 6 langkah yang perlu dilakukan, berikut caranya:

1. Berdirilah di depan cermin dengan kondisi tanpa pakaian bagian atas. Pastikan kondisi ruangan cukup penerangan. Perhatikan kedua belah payudara di cermin dan periksa apakah ada yang janggal dan tidak biasa. Amati apakah ada kemerahan, kerutan, cekungan atau kerak di kulit payudara.

2. Letakkan tangan di pinggang, condongkan tubuh kedepan dan tarik pundak dan lengan ke arah depan dengan gerakan seperti hendak memeluk. Lihat apakah ada perubahan bentuk yang tidak normal.

3. Angkat kedua lengan dan tempatkan di belakang kepala. Gerakan ini bisa membantu memeriksa payudara bagian bawah. Perhatikan dengan seksama apakah ada tanda-tanda seperti yang ada di nomor satu.

4. Letakkan satu tangan di pinggang, putar bahu tangan yang terlipat itu kedepan dan raba dengan jari untuk mengecek kelenjar betah bening yang ada di sekitar bagian ketiak dan juga di atas tulang selangka. Apabila ada pembesaran kelenjar, maka akan terasa benjolan yang terasa seperti biji jagung. Lakukan tersebut secara bergantian di bagian kiri dan kanan.

5. Angkat salah satu tangan. Langkah kali ini akan mengandalkan tiga atau empat jari untuk memeriksa payudara. Dengan tiga atau empat jari tersebut pijat bagian payudara dengan gerakan memutar untuk menemukan apakah ada benjolan, gumpalan atau penebalan. Pola alur yang digunakan untuk memeriksa payudara ada tiga.

  • Pola Garis Lurus
    Pola ini diawali dengan memijat bagian luar payudara bagian paling atas sisi terdalam. Alur jari bergerak lurus dari atas ke bawah. Lakukan gerakkan memutar pada jari-jari yang digunakan. Setelah jari tiba di bagian bawah payudara, geser ketengah untuk melakukan gerakan memutar serupa ke arah atas dan berlanjut ke sisi paling luar.
     
  • Pola Melingkar
    Pola melingkar dimulai dari sisi terluar dari payudara. Dengan menggunakan bagian datar dari ketiga jari, lakukan pergerakan memutar kedalam seperti pola spiral. Lakukan perlahan hingga membentuk pola melingkar yang terpusat di sekitar puting susu.
     
  • Pola Memusat
    Pola ketiga ini juga dimulai dari bagian terluar buah dada. Lakukan pergerakan jari lurus dari luar ke arah pusat puting susu, lalu geser kembali ke sisi terluar yang lain untuk melakukan gerakan yang sama hingga dirasa semua bagian sudah diperiksa.
* Untuk setiap gerakan yang digunakan, pastikan untuk tidak mengangkat jemari saat pengecekan payudara.

6. Langkah ini tidak lagi memerlukan cermin, namun membutuhkan perhatian penuh. Rebahkan tubuh dalam posisi terlentang. Angkat satu lengan ke atas kepala. Letakkan sebuah bantal kecil atau handuk yang digulung di bawah bahu atau ketiak dan lakukan gerakan seperti di langkah nomor 5. Periksa juga bagian puting susu dengan memencetnya untuk mengetahui apakah ada cairan yang tidak wajar biasanya berwarna kekuningan atau disertai dengan darah.

Kurang lebih hanya 15 menit dan disarankan untuk melakukannya setelah atau sebelum masa menstruasi. Jika menemukan keanehan pada saat melakukan pemeriksaan, segera periksakan diri ke dokter agar bisa dilakukan tindakan medis yang tepat.