Tiga Tahun Lebih Jalani Kemoterapi, Perempuan ini Selamat dari Kanker Stadium 4

facebook.com/misty.burdette

Kanker payudara Misty Burdette pada tahun 2007 yang dinyatakan sembuh, muncul kembali pada tahun 2015. Selama 8 tahun, kanker stadium I yang dideritanya tidak menampakkan aktivitas apapun setelah menjalani pengobatan.

Namun pada bulan Maret tahun 2015, kanker payudara Misty bangkit lagi menjadi kanker stadium IV. Awal didiagnosa kanker stadium I, Misty berusia 32 tahun. Ia sudah melakukan prosedur medis berupa double mastectomy dan kemoterapi dan dinyatakan benar-benar sembuh.

Namun, pada saat kanker payudara kembali dengan level yang lebih ganas, dokter tampaknya tidak bisa berbuat banyak. Dokter hanya membahas mengenai bagaimana meningkatkan kualitas hidup, meringankan pertumbuhan kanker dan memperpanjang sisa waktunya.

Tidak heran, hingga saat ini memang belum ditemukan obat yang benar-benar bisa menyembuhkan kanker stadium IV.

Selama ini, sebagian besar pasien dengan kanker payudara stadium IV jarang memiliki harapan hidup yang baik. Kanker stadium 4 merupakan kanker yang telah menyebar atau metastasis ke berbagai bagian tubuh lain.

Sel-sel kanker yang semula hanya ada di payudara menyebar melalui pembuluh darah dan pembuluh limfa hingga membentuk sel kanker baru.

Pada kasus Misty, kanker payudarannya sudah menyebar ke paru-paru, pinggang, panggul dan tulang belakang.

Setelah terdiagnosis kanker stadium 4, Misty berjuang selama hampir 4 tahun menjalani serangkaian kemoterapi, obat penghambat kanker. Prosedur medis yang dijalaninya semata-mata untuk memperpanjang harapan hidupnya.

Satu bulan pertama menjalani kemoterapi, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penurunan pertumbuhan sel kanker. Namun, seiring berjalannya waktu sel kanker terus bertumbuh secara progresif.

Prosedur pengobatan yang dijalani Misty diakuinya sangat menyiksa. Rasa sakit yang dirasa akibat kanker tidak tertahankan hingga ia sempat berfikir lebih baik mati.

Ia pernah memohon pada Tuhan agar penyakitnya disembuhkan atau diangkat saja nyawanya. Namun beberapa jam kemudian rasa sakitnya mereda.

Hingga tahun Oktober 2018, terlepas dari kanker payudara yang dideritanya, Burdette masih bekerja penuh waktu. Dokter yang merawatnya menyarankan agar ia berhenti dan memulai pengobatannya dengan intensif dan benar.

Selama perjuangannya melawan kanker payudara, Misty berupaya keras membatasi penggunaan penghilang rasa sakit berjenis narkotik karena takut kecanduan. Yang mana di ketahui merupakan kasus yang umum dialami oleh pasien kanker.

Hasil pemeriksaan PET di bulan Oktober menunjukkan kelenjar limfa, jaringan mammae di dada dan seluruh bagian dada telah terselubungi oleh jaringan kanker. kanker juga ditemukan di organ paru-paru dan hati.

Banyak pihak yang mendukung Misty Burdette dalam doa. Pastor Woodward First Assembly, bernama Brad Smith yang menjadi mentor Misty mengatakan, setiap kali hasil keluar, hasil pemeriksaannya tidak pernah menjadi lebih baik.

Pastor tersebut menceritakan pada Misty mengenai kisah penyembuhan. Misty ingin tahu bagaimana ia dapat meraih janji Tuhan untuk meraih kesembuhan. Sejak saat itu, Misty mulai serius memohon dan mendekatkan diri pada Tuhan.

Dengan dukungan dari pastor Smith, Misty menghabiskan waktunya untuk beribadah. Ia membangun kepercayaan dan benar-benar mencurahkan sisa hidupnya untuk menyembah pada Tuhan. Kemudian, Misty merasakan ada perubahan pada dirinya.

Pada bulan November, Misty secara intens merasakan keberadaan Ruh-Nya. Ia merasa semuanya berhenti.

Pada saat itu dari lubuk hatinya yang terdalam, Misty berterima kasih untuk penyembuhannya. Ia merasakan suatu keajaiban dan tubuhnya terasa mengalami perubahan.

Dan memang terbukti bahwa hasil pemeriksaan terakhir yang dilakukannya pada bulan November sungguh berbeda!

Untuk meyakinkan dirinya sendiri, dokter harus memeriksa hasil scan PET berkali-kali untuk memastikan bahwa itu tidak salah.

Semua indikasi yang menunjukkan adanya kanker benar-benar hilang. Dokter yang tercengang menunjukkan hasil tersebut kepada Misty dan berkata bahwa semua indikasi kanker telah bersih dan bahkan tidak tampak tanda-tanda kerusakan.

Misty keluar dari ruang dokter dengan tangisan yang penuh haru akan kebahagiaan. Keajaiban tersebut juga membuat dokter yang memeriksanya percaya bahwa kesembuhan tersebut berasal dari Tuhan.