Meskipun Sepele, Bahaya Kurang Konsumsi Air Putih Bisa Sebabkan Penyakit Kronis

Mengkonsumsi air putih adalah sebuah keharusan, namun sayangnya masih banyak orang yang menyepelekan hal ini. Bahkan banyak juga yang minum jika benar-benar merasa haus. Kebiasaan ini jika tidak segera diperbaiki dapat menyebabkan penyakit kronis yang dapat membahayakan kesehatan.

Ilustrasi pentingnya minum air putih
Ilustrasi pentingnya minum air putih. (Freepik.com/Jcomp)

AFYA-ONLINE.COM - Air membentuk hingga 60% bagian dari tubuh manusia. Air dibutuhkan tubuh agar dapat membantu menjaga berat badan agar tetap sehat, membersihkan racun dan zat-zat berbahaya dari tubuh, serta menghasilkan air liur.

Air disini sangat beranfaat untuk membentuk kinerja usus, otot, bahkan dapat membuat kulit jadi tampak awet muda.

Namun saat tubuh kekurangan air putih, ada banyak dampak yang terjadi mulai dari kelelahan, dehidrasi, sakit kepala, hingga sistem imunitas jadi menurun yang dapat menyebabkan bebagai penyakit kronis muncul nantinya.

Dehidrasi

Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh memang jadi salah satu masalah yang sering dihadapi saat anda kurang minum air putih setiap harinya. Dehidrasi tak hanya ditandai dengan rasa haus saja. Namun juga dapat ditandai dengan mudah lelah, mulut kering, mata cekung, hingga urin yang berwarna kuning gelap.

Dalam jangka panjang, kondisi dehidrasi ini bisa menyebabkan berbagai permasalahan. Mulai dari tekanan darah rendah, sakit kepala atau migrain, hingga kulit kehilangan elastisitasnya.

Jika tubuh mengalami dehidrasi, maka aliran darah serta oksigen yang menuju otakpun menjadi tidak lancar. Bahkan dalam kondisi yang berat, ini bisa menyebabkan syok, koma hingga kematian.

Gangguan sistem pencernaan

Air dapat membantu untuk melancarkan sistem pencernaan dan membuat buang air besar akan teratur dengan menjaga feses agar tetap lembut sehingga mudah dikeluarkan.

Namun saat tubuh kekurangan cairan dalam tubuh hal ini akan menyebabkan tubuh mengeluarkan air dari feses untuk mengkompensasi kehilangan cairan, dan hal ini yang akan menyebabkan feses jadi lebih keras dan sulit untuk dilewatkan.

Sehingga jika buang air besar tidak berjalan teratur dan jarang, maka cobalah untu lebih sering minum air sehingga dapat melonggarkan tinja, meredakan sembelit, dan juga mengatasi kembung.

Radang sendi

Tulang rawan yang ada di setiap persendian terdiri atas 80% air di dalamnya, sehingga saat kita tak cukup memenuhi kebutuhan air setiap harinya maka yang terjadi akan membuat pelemasan pada sendi menjadi berkurang dan gesekan yang terjadi juga lebih besar.

Air akan sangat membantu menjaga sendi-sendi di dalam tubuh tetap terlumasi dengan baik serta mengurangi nyeri yang diakibatkan arthritis.

Tekanan darah tinggi

Kurangnya asupan air di dalam tubuh juga dapat menyebabkan munculnya tekanan darah tinggi, hal ini disebabkan karena beberapa pembuluh kapiler menutup dan menyebabkan pergerakan aliran darah menjadi terbatas.

Jika aliran darah yang menuju ginjal terbatas karena kekurangan asupan air, ini akan menyebabkan reaksi dengan konstruksi pembuluh darah serta arteri, yang menyebabkan tekanan darah meningkat lebih tinggi.

Kolesterol meningkat

Saat tubuh mengalami dehidrasi, tubuh akan mengalami kekurangan cairan karena terlalu banyak cairan yang terkuras di dalam sel.

Dan untuk menghentikan kehilangan ini tubuh berupaya dengan cara memproduksi kolesterol lebih banyak sehingga memastikan jika membran sel tetap lembab, serta mampu memproses nutrisi dan produk-produk limbah di dalam tubuh.

Namun perlu anda ketahui jika kadar kolesterol yang tinggi di dalam tubuh bisa menyebabkan resiko kesehatan yang berbahaya. Kolesterol yang tinggi bisa mengancam jiwa karena memicu stroke hingga serangan jantung.

Sakit mata

Siapa sangka kebiasaan kurang air minum setiap harinya bisa menyebabkan sakit pada mata. Kekurangan air putih dapat menyebabkan mata kering, iritasi dan merah.

Kondisi ini dikarenakan pada bagian mata biasanya memiliki lapisan tipis lembab yang melindunginya seperti air mata dan di dalamnya mengandung air dan garam. Jika kandungan garam di dalamnya tidak cukup encer, maka menyebabkan mata terasa tidak nyaman bahkan sakit.

Kurangnya kelembapan ini pun juga akan sangat menganggu terutama bagi yang menggunakan kontak lensa.

Resiko penyakit ginjal

Salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyerang saat tubuh kekurangan konsumsi air putih adalah resiko penyakit ginjal.

Apalagi gaya hidup masa kini membuat banyak orang lebih sering mengkonsumsi kopi ataupun teh, hingga melupakan konsumsi air putih. Inilah yang kemudian menyebabkan resiko penyakit ginjal dapat muncul.

Ginjal merupakan organ penting di dalam tubuh yang bekerja menyaring racun di dalam darah dan kemudian mendistribusikan kembali darah yang telah disaring bersih ke seluruh tubuh. Jika sampai tubuh kekurangan cairan, maka kerja organ ginjal akan semakin keras.

Dan hal ini pulalah yang menyebabkan sisa-sisa kotoran malah menumpuk di dalam ginjal karena tidak dapat dikeluarkan melalui sistem kemih dengan baik. Jika dibiarkan terus menerus, maka nantinya akan memicu pembentukan batu ginjal yang cukup membahayakan kesehatan tubuh.

Sistem imunitas menurun

Hal lainnya yang cukup berbahaya ketika tubuh kekurangan cairan adalah sistem imunitas yang menurun.

Kurang minum air putih bisa menyebabkan cairan urin yang dikeluarkan tubuh tak akan sebanyak biasanya.

Terlihat sepele mungkin, namun nyatanya ini memiliki dampak yang besar terhadap seberapa banyaknya racun ataupun limbah yang dikeluarkan dari dalam tubuh.

Jika sampai racun atau limbah benar-benar tidak dapat dikeluarkan dengan baik bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh terganggu dan lebih mudah jatuh sakit.